* Prinsip efek kepuasan ( law of effect )
Jika sebuah respon menghasilkan efek jembatan yang
memuaskan, maka hubungan Stimulus-Respon akan semakin kuat. Sebaliknya, semakin
tidak memuaskan efek yang dicapai respon, maka semakin lemah pula hubungan yang
terjadi antara Stimulus-Respon.
* Prinsip pengulangan ( law of exercise )
Bahwa hubungan antara stimulus dengan respons akan semakin
bertambah erat, jika sering dilatih dan akan semakin berkurang apabila jarang
atau tidak pernah dilatih.
* Prinsip kesiapan ( law of readiness )
Bahwa kesiapan mengacu pada asumsi bahwa kepuasan organisme
itu berasal dari pendayagunaan suatu pengantar (conduction unit) dimana
unit-unit ini menimbulkan kecenderungan yang mendorong organisme untuk berbuat
atu tidak berbuat sesuatu.
* Prinsip kesan pertama ( law of primacy )
Prinsip yang harus dipunyai pendidik untuk menarik perhatian
peserta didik.
* Prinsip makna yang dalam ( law of intensity )
Bahwa makna yang dalam akan menunjang dalam proses
pembelajaran. Makin jelas makna hubungan suatu pembelajaran maka akan semakin
efektif sesuatu yang dipelajari.
* Prinsip bahan baru ( law of recentcy )
Bahwa dalam suatu pembelajaran diperlukan bahan baru untuk
menambah wawasan atau pengalaman suatu peserta didik.
* Prinsip gabungan ( perluasan dari prinsip efek kepuasan
dan prinsip pengulangan )
Bahwa hubungan antara Stimulus-Respon akan semakin kuat dan
bertambah erat jika sering dilatih dan akan semakin lemah dan berkurang jika
jarang atau tidak pernah dilatih.